Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Penyebab Rayap di Rumah, Mulai Perlu Dihindari Nih!

Penyebab rayap di rumah
Gambar: Pixabay

Penyebab rayap di rumah. Hi, Kepokers! Adanya rayap di dalam rumah, seringkali jadi salah satu hama rumah tangga yang bisa membuat kerusakan tanpa disadari. Mereka bisa pelan-pelan memakan kayu, kertas, bahkan beberapa bahan bangunan lainnya. 

Sayangnya, karena pelan-pelan inilah kebanyakan orang baru menyadari kehadiran rayap setelah kerusakannya sudah cukup parah. Hal ini mungkin membuat kita jadi bertanya-tanya, kenapa ya bisa ada rayap?

Seandainya kita tahu penyebabnya dari awal, ini bisa sangat membantu kita untuk mencegah rayap sejak dini. Karena itu, berikut ini beberapa penyebab rayap di rumah yang perlu kamu tahu dan cegah sekarang!

Beberapa Penyebab Rayap di Rumah

1. Ada Area yang Lembab di Sekitar Rumah 

Tahukah kamu kalau rayap paling suka lingkungan yang lembab? Kalau lingkungannya lembab, itu bisa membantu mereka bertahan hidup. Semakin lembab rumahnya, maka itu akan semakin menjadi tempat yang ideal untuk rayap berkembang biak.

Biasanya, rumah lembab dari pipa air yang bocor, atap yang kena rembes saat hujan, ventilasi rumah yang kurang baik dan terdapat genangan air di sekitar rumah.

Baca Ini, Juga! 5 Penyebab Umum Mata Kering Dan Dampaknya, Harus Tahu!

Makanya sangat penting untuk memastikan tidak ada area yang lembab di sekitar rumah, karena kalau kelembaban tidak segera diatasi, rayap akan jadi lebih mudah untuk membuat sarang di area tersebut.

2. Terdapat Material Kayu

Sumber makanan paling utama bagi rayap, tidak lain adalah kayu. Karena itu, semakin banyak perabotan atau struktur kayu di dalam rumah, maka akan semakin rentanlah terkena serangan rayap.

Misalnya, rayap biasanya suka berada di kusen pintu dan jendela dari kayu, lemari atau meja kayu, lantai parket hingga rangka atap kayu. Kalau kayu-kayu itu tidak langsung diberi perlindungan khusus, rayap bisa dengan gampangnya memakan dari bagian dalam.

3. Kayunya Bersentuhan Langsung dengan Tanah

Pernah dengar rayap tanah? Ini adalah jenis rayap yang hidup di dalam tanah dan mencari jalan menuju kayu sebagai sumber makanan. Makanya perlu menjauhkan kayu-kayu dari tanah, karena semakin dekat jarak kayu dan tanah ini bisa memudahkan rayap masuk tanpa terlihat.

Misalnya mereka bisa masuk dari tiang kayu yang ditanam langsung ditanah, papan kayu yang ada di halaman rumah, termasuk dari gudang atau bangunan kecil yang lantainya masih tanah.

4. Ada Tumpukan Kardus atau Kertas

Nggak hanya kayu yang bisa jadi makanan mereka, mereka juga punya makanan favorit lain dari bahan yang mengandung selulosa seperti kertas dan kardus. 

Baca Ini, Juga! 8 Cara Meredakan Sakit Tenggorokan Dengan cepat untuk Anak

Misalnya, mereka bisa ada di antara kardus bekas yang disimpan lama, juga buku lama yang jarang dibuka dan menumpuk, serta kertas arsip yang menumpuk.

Maka, semakin menumpuk barang lama di gudang atau sudut rumah ini bisa jadi tempat berkembangnya rayap.

5. Area Rumah Jarang Dibersihkan 

Area rumah yang penuh debu, terdapat tumpukan barang atau kayu yang tidak terpakai, bakal jadi tempat yang nyaman bagi rayap untuk bersembunyi dan membuat sarang.

Kalau rumah jarang dibersihkan, kita tidak sadar sarang rayap sudah berkembang disitu, itulah makanya membersihkan rumah secara rutin sangat penting untuk membantu mendeteksi tanda-tanda rayap lebih awal.

6. Terdapat Retakan di Dinding atau Fondasi

Rayap bisa saja masuk ke dalam rumah melalui celah-celah kecil yang tidak terlihat di dinding atau fondasi. Retakan pada dinding, lantai, atau pondasi rumah bisa saja  jadi jalur masuk bagi rayap dari tanah.

Makanya kalau melihat ada retakan yang muncul di rumah maupun di luar, kita perlu segera perbaiki agar rayap tidak sempat punya akses masuk ke dalam rumah.

Baca Ini, Juga! Kapan Harus Konsultasi Ke Psikolog? 10 Tanda Perlu Ke Psikolog

Jadi dari sini, kita tahu bahwa rayap paling mudah berkembang biak jika kondisi lingkungan sekitarnya mendukung, yakni ada  kelembaban tinggi, punya banyak material kayu, serta kurangnya perawatan rumah.

Ini bisa bantu kita untuk segera menghindarinya lewat menjaga rumah tetap kering, selalu rutin membersihkan area penyimpanan, juga melindungi material kayu lewat cairan anti rayap.

Tapi bagaimana kalau rayapnya sudah membandel? Kalau menggunakan cairan anti rayap tidak cukup, mungkin cara terbaik adalah menggunakan jasa suntik rayap profesional yang bisa segera membasmi hama rayap sampai ke bagian terkecilnya.

Dengan begitu, kita bisa langsung mulai awal yang baru dengan menerapkan langkah pencegahan di atas. Dan semoga alasan-alasan tadi bisa membantu kamu yang mewujudkan rumah bebas dari gangguan rayap! Semangat!


Posting Komentar untuk "6 Penyebab Rayap di Rumah, Mulai Perlu Dihindari Nih!"